Sambut Kemenangan Karsa
PAN Gelar Tasyakuran, Demokrat Tunggu Provinsi
sumber: beritajatim.com
Jember - Reaksi berbeda diberikan oleh dua partai utama pendukung pasangan Soekarwo - Saifullah Yusuf, menyambut kemenangan pasangan tersebut.
Partai Amanat Nasional berencana menggelar tasyakuran sederhana. Sementara Partai Demokrat memilih menanti keputusan tim pemenangan tingkat provinsi, dan menyerahkan acara tasyakuran kepada elemen pendukung Karsa lainnya.
Hal ini dikemukakan secara terpisah oleh Bendahara PAN Jember Rendra Wirawan dan Ketua Partai Demokrat Jember Saptono Yusuf, Rabu (12/11/2008).
"Tadi malam (Selasa malam) kita nonton bersama hasil penghitungan suara KPU Jatim. Rencananya, sore ini kita akan melakukan refleksi dan evaluasi di sekretariat Karsa di Jalan Jayanegara," kata Rendra.
Rendra berterima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pemilihan gubernur. Kendati di Jember, perolehan suara Karsa dikalahkan Khofifah - Mudjiono, namun Tim Karsa tetap optimis. "Kami akan merapatkan barisan," katanya.
Sementara itu, Saptono Yusuf mengatakan, konsentrasi partainya kini pada pemenangan pemilu 2009. "Tasyakuran kita tunggu Tim Karsa Jatim, karena pilgub kewenangan ada pada mereka. Kami di daerah ini kan cuma membantu," katanya.
Dalam penghitungan KPU Jatim, Selasa (11/11/2008), Karsa unggul sangat tipis atas Kaji, yakni terpaut 60.233 suara. [wir]
Tampilkan postingan dengan label pilgub. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pilgub. Tampilkan semua postingan
Rabu, November 12, 2008
Selasa, Agustus 05, 2008
Peluang KarSa di Putaran Kedua Pilgub
PAN Optimis, Demokrat Hati-Hati
sumber: beritajatim.com
Jember - Dua partai utama pengusung duet Soekarwo-Saifullah Yusuf, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat, memiliki pandangan berbeda soal peluang duet KarSa menang di kabupaten Jember.
Sebelumnya, duet ini ditargetkan menyapu 60 persen suara di Jember. Namun nyatanya, KarSa disapu oleh duet Khofifah-Mudjiono.
Dalam hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum Daerah Jember, Khofifah-Mujiono memperoleh 231.344 suara, Soekarwo-Saifullah Yusuf 187.211 suara.
Menghadapi putaran kedua, Ketua Partai Demokrat Jember Saptono Yusuf mengakui bahwa lawan yang dihadapi KarSa cukup berat. "Kalau tidak ditangani maksimal, saya rasa berat untuk menang di Jember," katanya.
Saptono minta agar tim KarSa lebih banyak turun ke bawah. Pada putaran pertama lalu, sejumlah elemen pendukung KarSa lebih terpaku pada acara formal dan seremonial. Sementara penggalangan di tingkat bawah cenderung terabaikan.
Belum lagi kondisi internal partai pendukung KarSa di Jember tak semuanya solid. Saptono menunjuk persoalan masih adanya dualisme di PAN. Begitu juga di Ansor. "Saya dengar massa pendukung ketua Ansor Jember lama cukup banyak. Kalau mau menang, semua elemen ini harus dirangkul," kata Saptono.
Lain Demokrat, lain PAN. Rendra Wirawan, salah satu fungsionaris PAN Jember menegaskan, partainya optimis memenangkan KarSa. "Kader PAN yang militan siap kerja keras, ikhlas, dan kerja cerdas," katanya Selasa (5/8/2008).
PAN sudah memiliki strategi besar untuk memenangkan KarSa. "Itu rahasia kita dong," kata Rendra tertawa.
Yang jelas, PAN tidak akan mengulangi kesalahan pada putaran pertama. Jaringan massa ke bawah akan lebih dioptimalkan, termasuk mengantisipasi banyaknya massa yang terpaksa golput karena tak terdata. "Kemarin di beberapa kantong Pakde Karwo, banyak warga yang tak memperoleh undangan untuk mencoblos," kata Rendra. [wir/kun]
PAN Optimis, Demokrat Hati-Hati
sumber: beritajatim.com
Jember - Dua partai utama pengusung duet Soekarwo-Saifullah Yusuf, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat, memiliki pandangan berbeda soal peluang duet KarSa menang di kabupaten Jember.
Sebelumnya, duet ini ditargetkan menyapu 60 persen suara di Jember. Namun nyatanya, KarSa disapu oleh duet Khofifah-Mudjiono.
Dalam hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum Daerah Jember, Khofifah-Mujiono memperoleh 231.344 suara, Soekarwo-Saifullah Yusuf 187.211 suara.
Menghadapi putaran kedua, Ketua Partai Demokrat Jember Saptono Yusuf mengakui bahwa lawan yang dihadapi KarSa cukup berat. "Kalau tidak ditangani maksimal, saya rasa berat untuk menang di Jember," katanya.
Saptono minta agar tim KarSa lebih banyak turun ke bawah. Pada putaran pertama lalu, sejumlah elemen pendukung KarSa lebih terpaku pada acara formal dan seremonial. Sementara penggalangan di tingkat bawah cenderung terabaikan.
Belum lagi kondisi internal partai pendukung KarSa di Jember tak semuanya solid. Saptono menunjuk persoalan masih adanya dualisme di PAN. Begitu juga di Ansor. "Saya dengar massa pendukung ketua Ansor Jember lama cukup banyak. Kalau mau menang, semua elemen ini harus dirangkul," kata Saptono.
Lain Demokrat, lain PAN. Rendra Wirawan, salah satu fungsionaris PAN Jember menegaskan, partainya optimis memenangkan KarSa. "Kader PAN yang militan siap kerja keras, ikhlas, dan kerja cerdas," katanya Selasa (5/8/2008).
PAN sudah memiliki strategi besar untuk memenangkan KarSa. "Itu rahasia kita dong," kata Rendra tertawa.
Yang jelas, PAN tidak akan mengulangi kesalahan pada putaran pertama. Jaringan massa ke bawah akan lebih dioptimalkan, termasuk mengantisipasi banyaknya massa yang terpaksa golput karena tak terdata. "Kemarin di beberapa kantong Pakde Karwo, banyak warga yang tak memperoleh undangan untuk mencoblos," kata Rendra. [wir/kun]
Sabtu, Juli 19, 2008
40 Ribu Orang Kepung Kaliwates
sumber: beritajatim.com
Jember - Sebanyak 40 ribu orang pendukung duet Soekarwo - Saifullah Yusuf memadati Gelanggang Olah Raga Kaliwates, Sabtu (19/7/2008). Bersama Gus Ipul, Ketua Partai Amanat Nasional Sutrisno Bachir, dan sejumlah artis, mereka berjalan sehat.
Massa pendukung tidak hanya berasal dari Jember, tapi juga Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso. Artis yang datang adalah Adji Massaid, Qomar, Eko Patrio, Wulan Guritno, dan Smile AFI, pelawak Cahyono.
Eko Patrio sempat berorasi mengajak massa mendukung KarSa. Dengan nada canda, dia bilang begini, "Ini adalah ajang konsolidasi partai untuk memenangkan Pakde Karwo dan Gus Ipul. Nanti kalau Pakde terpilih, saya bisa jadi menterinya."
Acara jalan sehat menjadi momentum berbahagia bagi seorang pendukung Gus Ipul yang berhasil meraih hadiah umroh. "Dia datang dari pelosok desa di kecamatan Sumberjambe." kata anggota pemenangan KarSa di Jember, Rendra Wirawan. [wir]
sumber: beritajatim.com
Jember - Sebanyak 40 ribu orang pendukung duet Soekarwo - Saifullah Yusuf memadati Gelanggang Olah Raga Kaliwates, Sabtu (19/7/2008). Bersama Gus Ipul, Ketua Partai Amanat Nasional Sutrisno Bachir, dan sejumlah artis, mereka berjalan sehat.
Massa pendukung tidak hanya berasal dari Jember, tapi juga Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso. Artis yang datang adalah Adji Massaid, Qomar, Eko Patrio, Wulan Guritno, dan Smile AFI, pelawak Cahyono.
Eko Patrio sempat berorasi mengajak massa mendukung KarSa. Dengan nada canda, dia bilang begini, "Ini adalah ajang konsolidasi partai untuk memenangkan Pakde Karwo dan Gus Ipul. Nanti kalau Pakde terpilih, saya bisa jadi menterinya."
Acara jalan sehat menjadi momentum berbahagia bagi seorang pendukung Gus Ipul yang berhasil meraih hadiah umroh. "Dia datang dari pelosok desa di kecamatan Sumberjambe." kata anggota pemenangan KarSa di Jember, Rendra Wirawan. [wir]
Jumat, Juli 18, 2008
Cuma Bagi-Bagi Air Mineral dan Rokok, KarSa Dibilang Money Politics
Jember - Seberapa jauh batasan money politics? Kalau ditanyakan kepada anggota Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur Jatim Kabupaten Jember Abdul Muis, bag-bagi air mineral dan rokok pun dianggap money politics.
Saat meninjau kampanye di Lembaga Pemasyarakatan Jember, Jumat (18/7/2008), Muis melihat tim sukses KarSa membagikan air mineral dan berbungkus-bungkus rokok bergambar pasangan Soekarwo - Saifullah Yusuf.
"Ini sudah melanggar dan ini juga bagian dari money politics. Kami catat berbagai pelanggaran yang telah dilakukan pasangan Karsa," ujarnya.
Muis menyayangkan pelanggaran yang dilakukan tim sukses KArsa tersebut. Namun meski demikian Panwas hanya akan mencatat berbagai pelanggaran selama kampanye pasangan cagub yang ada di Jember.
"Tidak ada yang kita laporkan ke polisi. Hanya kita catat saja, seperti pembakaran poster KarSa beberapa waktu lalu," ujarnya.
Jumat siang sebelum sholat Jumat, ada tim sukses tiga pasangan cagub yang melakukan kampanye di Lapas. Masing-masing yakni pasangan KarSa yang diwakili anggota dewan asal PAN, Rendra Wirawan, pasangan Achsan yang diwakili anggota FKB, Wakik, dan pasangan Salam diwakili Lora Holil. [her/wir]
Jember - Seberapa jauh batasan money politics? Kalau ditanyakan kepada anggota Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur Jatim Kabupaten Jember Abdul Muis, bag-bagi air mineral dan rokok pun dianggap money politics.
Saat meninjau kampanye di Lembaga Pemasyarakatan Jember, Jumat (18/7/2008), Muis melihat tim sukses KarSa membagikan air mineral dan berbungkus-bungkus rokok bergambar pasangan Soekarwo - Saifullah Yusuf.
"Ini sudah melanggar dan ini juga bagian dari money politics. Kami catat berbagai pelanggaran yang telah dilakukan pasangan Karsa," ujarnya.
Muis menyayangkan pelanggaran yang dilakukan tim sukses KArsa tersebut. Namun meski demikian Panwas hanya akan mencatat berbagai pelanggaran selama kampanye pasangan cagub yang ada di Jember.
"Tidak ada yang kita laporkan ke polisi. Hanya kita catat saja, seperti pembakaran poster KarSa beberapa waktu lalu," ujarnya.
Jumat siang sebelum sholat Jumat, ada tim sukses tiga pasangan cagub yang melakukan kampanye di Lapas. Masing-masing yakni pasangan KarSa yang diwakili anggota dewan asal PAN, Rendra Wirawan, pasangan Achsan yang diwakili anggota FKB, Wakik, dan pasangan Salam diwakili Lora Holil. [her/wir]
Selasa, Juli 15, 2008
Pembakaran Poster KarSa Dianggap Iklan Gratis
sumber: beritajatim.com
Jember – Tim sukses pasangan kandidat Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) tidak berniat memperkarakan pembakaran poster milik mereka di wilayah perumahan Taman Gading. Mereka menganggap itu sebagai iklan gratis.
Rendra Wirawan, salah satu anggota tim sukses KarSa mengatakan ini, di kantor Panitia Pengawas Pilgub Jember, Selasa (15/7/2008).
"Tidak akan kami laporkan karena ditangani Panwas sudah cukup. Biar masyarakat tahu bahwa kita tidak arogan," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua GP Ansor Jember, Babun Suharto, karena menurutnya peristiwa pembakran tersebut merupakan iklan gratis di media massa . Ini sekaligus menunjukkan bahwa tim KArsa tidak semena-mena, dengan melaporkan ke Polisi oknum yang membakar dua poster Karsa.
Sementara itu anggota Panwas Abdul Muis menegaskan, pihaknya tidak bakal melaporkan kejadian pelanggaran kampanye tersebut ke polisi.
Menurut Muis, tim sukses KarSa tidak berkenan melaporkannya. "Timnya tidak mau melapor, jadi ya kita catat saja," ujarnya.
Padahal peristiwa pembakaran tersebut sudah termasuk pada tindakan kriminal. "Merusak alat peraga itu sudah termasuk tindakan criminal, jadi itu sudah kewenangan kepolisian, bukan Panwas lagi," kata Muis. [her/wir]
sumber: beritajatim.com
Jember – Tim sukses pasangan kandidat Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) tidak berniat memperkarakan pembakaran poster milik mereka di wilayah perumahan Taman Gading. Mereka menganggap itu sebagai iklan gratis.
Rendra Wirawan, salah satu anggota tim sukses KarSa mengatakan ini, di kantor Panitia Pengawas Pilgub Jember, Selasa (15/7/2008).
"Tidak akan kami laporkan karena ditangani Panwas sudah cukup. Biar masyarakat tahu bahwa kita tidak arogan," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua GP Ansor Jember, Babun Suharto, karena menurutnya peristiwa pembakran tersebut merupakan iklan gratis di media massa . Ini sekaligus menunjukkan bahwa tim KArsa tidak semena-mena, dengan melaporkan ke Polisi oknum yang membakar dua poster Karsa.
Sementara itu anggota Panwas Abdul Muis menegaskan, pihaknya tidak bakal melaporkan kejadian pelanggaran kampanye tersebut ke polisi.
Menurut Muis, tim sukses KarSa tidak berkenan melaporkannya. "Timnya tidak mau melapor, jadi ya kita catat saja," ujarnya.
Padahal peristiwa pembakaran tersebut sudah termasuk pada tindakan kriminal. "Merusak alat peraga itu sudah termasuk tindakan criminal, jadi itu sudah kewenangan kepolisian, bukan Panwas lagi," kata Muis. [her/wir]
Langganan:
Postingan (Atom)